Cara ampuh agar panen padi meningkat dengan pupuk tambahan ini

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat populer di Indonesia. Prospek tanaman padi akan meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan peningkatan konsumsi yang ada dalam masyarakat. Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan produkitivitas padi di Indonesia baik secara kuantitas maupun kualitas.

 


 

Peningkatan produktivitas padi dapat dilakukan dengan melakukan perawatan dengan baik dan benar. Proses sebelum budidaya dilakukan juga harus dengan teliti yakni dengan menggunakan benih padi berkualitas yang biasanya ditandai dengan label sertifikat untuk benih padi oleh dinas pertanian setempat. Dalam hal budidaya cukup banyak yang juga harus diperhatikan seperti pengolahan tanah, pemberian pupuk utama dan perlindungan dari hama tanaman. Dalam hal ini akan membahas mengenai pupuk tambahan atau zat yang dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi padi.

1. Pupuk Silika

    Silika merapukan unsur hara yang dibutuhkan tanaman padi terutama untuk mempercepat laju pertumbuhan tanaman padi ke masa generatif. Silika berperan penting sebagai pembentuk jaringan epidermis tanaman. Pupuk silika dapat diperoleh dengan berbagai cara diantaranya dengan menggunakan sekam bakar padi yang diaplikasikan saat pengolahan tanah dengan penggunaan sekam bakar 4 sampai 5 ton per ha yang disesuaikan jumlahnya dengan ketersediaan sekam bakar serta luas lahan. Petani juga dapat menggunakan pupuk pelengkap cair yang mengandung bahan aktif silika yang umumnya dilakukan dengan penyemprotan sesuai dosis yang diperlukan.

2. Pupuk Boron

    Boron merupakan salah satu unsur penting dalam mobiltas hasil fotosintesis dalam tanaman. Apabila tanaman tidak menyerap unsur boron dapat menyebabkan tanaman tumbuh tidak optimal yang ditandai dengan dedaunan yang menguning. Boron dapat meningkatkan kuantitas berat gabah karena tanaman yang unsur boronnya terpenuhi akan dapat mengisi gabah karena mobilitas hasil fotosintesis dapat disebarkkan denga lancar. Pupuk boron dapat diperoleh dengan mengambil air yang ada dalam batang pisang dan dilakukan dengan proses fermentasi dengan aturan penyemprotan 200ml air fermentasi batang pisang ditambah 10 liter air untuk 1 tanki penyemprotan. Pemupukan dilakukan setelah 3 sampai 5 minggu setelah tanam dengan intesitas 7 hari satu kali. Pemupukan dapat juga menggunakan pupuk pelengkap dengan kandungan boron yang sesuai dengan dosis yang dibutuhkan.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dengan pengaplikasian pupuk tambahan silika dan boron dapat meningkatkan produktivitas padi yang kita tanam. Salam Sukses Petani Indonesia!


Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Pupuk